
Film Interstellar kembali hadir di layar lebar untuk merayakan satu dekade. Penayangan ulang ini akan berlangsung di bioskop IMAX mulai Rabu, 26 Februari 2025, seperti yang diumumkan oleh akun resmi Cinema XXI.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para penggemar film fiksi ilmiah yang ingin kembali merasakan pengalaman sinematik luar biasa dari karya fenomenal Christopher Nolan.
Sebagai salah satu film sci-fi terbaik sepanjang masa, Interstellar menghadirkan perpaduan epik antara eksplorasi luar angkasa, perjalanan waktu, dan drama emosional.
Disutradarai oleh Christopher Nolan dan ditulis bersama saudaranya, Jonathan Nolan, film ini tidak hanya menghibur tetapi juga menawarkan konsep ilmiah yang dikembangkan dengan konsultasi dari fisikawan ternama.
Alur ceritanya mengikuti perjalanan para ilmuwan yang mencari planet baru sebagai tempat tinggal manusia setelah Bumi mengalami kehancuran ekologis.
Selain alur cerita yang kuat, Interstellar juga didukung oleh akting luar biasa dari para bintangnya, seperti Matthew McConaughey, Anne Hathaway, Jessica Chastain, dan Michael Caine.
Kombinasi performa mereka yang memukau dengan visual spektakuler serta musik ikonik dari Hans Zimmer menjadikan film ini mendapatkan banyak pujian dari kritikus maupun penonton.
Dengan rating 8.7/10 di IMDb dari lebih dari 2,3 juta suara, tidak heran jika film ini kembali ditayangkan dan masih tetap relevan bagi pecinta film hingga saat ini.
Kalau kamu penggemar film buatan Christopher Nolan, kamu bisa menontonnya di Netflix, salah satunya film Batman Trilogy. Berlangganan aja langsung di aplikasi MyTelkomsel dan bayar pakai pulsa.
Sekarang kita lihat fakta unik dari film Interstellar, yuk.
Baca Juga: Sinopsis Home Sweet Loan, Kisah Seorang Sandwich Generation
Fakta Unik Tentang Interstellar
Film Interstellar karya Christopher Nolan telah menjadi topik diskusi yang mendalam sejak perilisannya pada tahun 2014. Berikut beberapa informasi dan fakta unik tentang film ini.
-
Akurasi Ilmiah dan Keterlibatan Kip Thorne
Interstellar dikenal karena upayanya menghadirkan konsep ilmiah yang akurat, terutama mengenai wormhole dan black hole.
Fisikawan teoretis Kip Thorne berperan sebagai konsultan ilmiah dalam film ini, memastikan bahwa representasi fenomena tersebut sesuai dengan teori relativitas umum Einstein.
Thorne bahkan menyediakan persamaan matematika yang digunakan oleh tim efek visual untuk menciptakan simulasi realistis dari lensa gravitasi yang disebabkan oleh black hole.
Kolaborasi ini menghasilkan visualisasi black hole yang begitu detail hingga memberikan wawasan baru bagi komunitas ilmiah dan menghasilkan publikasi ilmiah terkait.
-
Desain Unik Robot TARS dan CASE
Dalam Interstellar, terdapat dua robot bernama TARS dan CASE yang memiliki desain yang tidak konvensional.
Robot-robot ini didesain sebagai struktur persegi panjang dengan kemampuan bergerak yang fleksibel. Desain ini didasarkan pada prinsip matematika, memungkinkan robot untuk bertransformasi dan beradaptasi sesuai kebutuhan.
Menariknya, aktor Bill Irwin tidak hanya mengisi suara untuk TARS tetapi juga mengoperasikan fisik robot tersebut selama pengambilan gambar, dengan citranya kemudian dihapus secara digital.
-
Musik yang Dibuat Saat Naskah Belum Selesai
Komposer Hans Zimmer bertanggung jawab atas musik dalam Interstellar. Uniknya, Christopher Nolan meminta Zimmer untuk menciptakan skor musik tanpa memberikan naskah lengkap atau detail plot.
Sebagai gantinya, Nolan hanya memberikan satu halaman yang menjelaskan tema utama film, yaitu hubungan antara seorang ayah dan anaknya. Pendekatan ini menghasilkan skor musik yang emosional dan mendalam.
-
Penggunaan Miniatur dalam Efek Visual
Meskipun teknologi CGI telah maju pesat, Interstellar memilih untuk menggunakan miniatur fisik. Tim produksi membangun model skala dari pesawat ruang angkasa seperti Endurance, Ranger, dan Lander.
Model-model ini, yang dijuluki maxatures karena ukurannya yang besar, difilmkan dengan kamera IMAX untuk memberikan rasa realisme yang lebih mendalam.
Pendekatan praktis ini membantu menciptakan visual yang autentik dan memukau.
-
Pengaruh pada Dunia Ilmu Pengetahuan
Visualisasi black hole dalam Interstellar tidak hanya memukau penonton, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi dunia sains. Representasi tersebut dianggap sebagai salah satu visualisasi paling akurat dari black hole.
Beberapa tahun setelah perilisan film, gambar nyata pertama dari bayangan black hole yang diambil oleh Event Horizon Telescope menunjukkan kemiripan yang mencolok dengan visualisasi dalam film.
Baca Juga: Business Proposal: Kisah Cinta yang Datangnya Tak Terduga
-
Ladang Jagung yang Dibuat Khusus
Untuk mendapatkan latar belakang yang realistis, sutradara Christopher Nolan memutuskan untuk menanam ladang jagung sungguhan.
Ia bekerja sama dengan produser eksekutif dan penulis Jonathan Nolan untuk menanam jagung di area seluas 500 hektar di Alberta, Kanada.
Setelah produksi selesai, jagung tersebut dijual kembali, sehingga proyek ini tidak hanya menambah keaslian film tetapi juga menguntungkan secara finansial.
-
Pengaruh 2001: A Space Odyssey
Christopher Nolan mengakui bahwa film klasik 2001: A Space Odyssey karya Stanley Kubrick menjadi inspirasi besar dalam pembuatan Interstellar.
Nolan bahkan mengadakan pemutaran khusus film tersebut untuk para kru sebelum memulai produksi, guna menyampaikan visi dan nuansa yang ingin dicapai dalam Interstellar.
-
Penggunaan Efek Praktis
Meskipun teknologi CGI sangat maju, Nolan memilih untuk menggunakan efek praktis sebanyak mungkin.
Sebagai contoh, interior pesawat ruang angkasa Endurance dibangun secara fisik, memungkinkan para aktor berinteraksi langsung dengan lingkungan mereka.
Pendekatan ini memberikan nuansa yang lebih autentik dan membantu para aktor mendalami peran mereka.
-
Penghargaan dan Pencapaian
Interstellar menerima berbagai penghargaan, termasuk Academy Award untuk Efek Visual Terbaik. Film ini juga mendapatkan pujian kritis atas skenario, penyutradaraan, skor musik, dan penampilan para aktornya.
Keberhasilan ini menegaskan posisi Interstellar sebagai salah satu film fiksi ilmiah paling berpengaruh dalam dekade terakhir.
Interstellar berhasil menggabungkan elemen fiksi ilmiah dengan dasar ilmiah yang kuat, menghasilkan pengalaman sinematik yang mendalam dan memicu diskusi luas tentang sains, filosofi, dan masa depan umat manusia.
Buat kamu yang ingin menonton film-film Christopher Nolan di aplikasi dan situs legal, langsung aja gunakan Paket OMG! Nonton yang bisa diaktifkan di aplikasi MyTelkomsel, ya.
Baca Juga: Apa itu Bioskop Online? Kenali Lebih Dalam, yuk!
0
0