
Saat kita menjelajahi dunia digital, sering kali kita mendengar istilah firewall. Firewall menjadi salah satu komponen yang sangat penting untuk menjaga keamanan perangkat atau jaringan komputer kita.
Secara umum, firewall bertugas untuk melindungi data dan informasi pribadi yang ada di perangkat dari ancaman yang bisa merusak sistem. Baik itu dari serangan virus, malware, atau ancaman dari hacker yang mencoba masuk ke sistem kamu.
Penasaran lebih dalam tentang apa itu firewall? Tenang aja, di artikel ini Telkomsel akan membahas serba-serbi firewall mulai dari pengertian, fungsi, jenis, sampai cara kerjanya. Jadi, biar nggak penasaran baca artikelnya sampai habis ya!
Anyway, buat kamu yang tertarik browsing informasi lainnya seputar dunia teknologi, jangan lupa pakai kuota dari Telkomsel agar jaringan tetap lancar dan aman. Yuk langsung aja cek berbagai pilihan sesuai kebutuhan kamu di MyTelkomsel!
Baca Juga: Server: Pengertian, Contoh, dan Fungsinya
Apa Itu Firewall?
Firewall adalah sistem keamanan yang berfungsi untuk memonitor dan mengontrol lalu lintas data yang masuk dan keluar dari jaringan atau perangkat.
Secara sederhana, firewall bisa kamu anggap seperti pagar atau tembok yang memisahkan perangkat kamu dengan dunia luar, menghalangi akses yang tidak sah atau berbahaya.
Di dunia digital yang penuh dengan ancaman, firewall sangat penting untuk mencegah serangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Misalnya, hacker yang berusaha masuk ke perangkat kamu untuk mencuri informasi pribadi atau menyebarkan malware.
Dengan menggunakan firewall, kamu dapat memblokir atau memperbolehkan akses berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan, sehingga memberikan perlindungan ekstra.
Fungsi Firewall
Fungsi utama dari firewall adalah untuk melindungi sistem dan jaringan dari berbagai ancaman keamanan yang bisa membahayakan data pribadi. Beberapa fungsi firewall yang perlu kamu ketahui antara lain:
Melindungi dari serangan eksternal
Firewall memblokir upaya akses yang tidak sah dari luar jaringan, seperti hacker yang mencoba menyusup ke sistem kamu.
Memfilter lalu lintas data
Firewall dapat memeriksa setiap paket data yang datang dan memastikan bahwa data tersebut aman sebelum diterima oleh perangkat kamu.
Mencegah virus dan malware
Firewall membantu mengidentifikasi dan menghalangi virus, malware, atau spyware yang bisa merusak sistem perangkat kamu.
Mengontrol akses aplikasi
Dengan menggunakan firewall, kamu bisa mengatur aplikasi mana yang boleh mengakses jaringan dan mana yang tidak.
Baca Juga: Begini 5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Vivo
Jenis Firewall
Apa saja jenis-jenis firewall? Yuk cari tau 8 jenisnya di bawah ini:
Packet-Filtering Firewalls
Packet-filtering firewalls adalah jenis firewall dasar yang menyaring traffic berdasarkan aturan tertentu. Firewall ini bekerja cepat dan tidak membebani jaringan, namun hanya memeriksa header paket tanpa melihat muatannya.
Circuit-Level Gateways
Firewall ini beroperasi pada lapisan sesi, memeriksa pesan pada Transmission Control Protocol (TCP) untuk memastikan koneksi sah. Jenis ini cepat dan efisien, tetapi tidak dapat mendeteksi ancaman dalam muatan paket dan hanya bekerja pada satu lapisan.
Stateful Inspection Firewalls
Jenis firewall ini memeriksa keseluruhan muatan paket dan memastikan semua traffic memenuhi aturan keamanan. Firewall ini memberikan perlindungan lebih baik terhadap ancaman, namun membutuhkan sumber daya lebih besar dan harganya relatif mahal.
Proxy Firewalls
Proxy firewalls bekerja pada lapisan aplikasi dengan memeriksa paket secara mendalam dan melindungi alamat IP internal. Meskipun menawarkan keamanan tinggi, firewall ini masih mendukung protokol terbatas.
Next-Generation Firewalls (NGFWs)
NGFWs menggabungkan berbagai fungsi keamanan, termasuk analisis perilaku paket dan sistem pencegahan intrusi (IDS/IPS). Firewall ini sangat efektif, tetapi membutuhkan banyak sumber daya dan anggaran besar.
Software Firewalls
Software firewalls dipasang langsung pada perangkat tertentu, memberikan perlindungan spesifik berdasarkan perangkat tersebut. Namun, firewall ini hanya kompatibel dengan platform tertentu.
Hardware Firewalls
Firewall ini adalah perangkat fisik yang bekerja seperti router dengan kemampuan proteksi jaringan. Hardware firewalls membutuhkan biaya tinggi dan memerlukan administrator berpengalaman untuk pengelolaannya.
Cloud Firewalls
Dikenal juga sebagai Firewall-as-a-Service (FaaS), jenis ini berbasis cloud dan dikelola oleh penyedia layanan pihak ketiga. Cloud firewall cocok untuk skala besar, tetapi bergantung pada penyedia layanan untuk pengelolaannya.
Cara Kerja Firewall
Bagaimana cara kerja firewall? Yuk simak langkah-langkahnya di bawah ini:
Memeriksa Paket Data
Ketika data dikirimkan melalui jaringan, firewall akan memeriksa paket data tersebut. Paket ini berisi informasi seperti alamat IP pengirim, tujuan, serta data yang dikirim.
Berdasarkan aturan yang telah ditetapkan, firewall akan memutuskan apakah paket data tersebut aman untuk diteruskan atau perlu diblokir.
Menentukan Aturan Keamanan
Firewall beroperasi berdasarkan seperangkat aturan yang telah ditentukan. Aturan ini bisa disesuaikan, misalnya, untuk memblokir akses dari IP tertentu atau membatasi penggunaan aplikasi tertentu.
Mengontrol Lalu Lintas Masuk dan Keluar
Firewall dapat dikonfigurasi untuk mengontrol arah lalu lintas, baik itu dari dalam jaringan ke luar atau sebaliknya. Dengan begitu, firewall bisa memblokir ancaman yang datang dari luar atau mencegah data yang berisiko keluar dari jaringan.
Penggunaan VPN dan Protokol Keamanan Lainnya
Beberapa firewall modern juga dilengkapi dengan fitur Virtual Private Network (VPN) yang memungkinkan kamu mengamankan komunikasi data melalui jaringan publik.
Baca Juga: Jaringan Komputer: Pengertian, Manfaat & Jenisnya
Itu dia serba-serbi firewall untuk kamu simak. Jangan lupa, kalau ingin browsing informasi lainnya seputar dunia teknologi, pastikan pakai kuota dari Telkomsel agar jaringan tetap lancar. Yuk cek paketnya sekarang di MyTelkomsel!
0
0