
Bulan Ramadan sebentar lagi tiba, nih! Di bulan suci, ada shalat tarawih yang punya banyak keutamaan ketika dikerjakan. Saat Lebaran, ada salat Idul Fitri. Kamu masih ingat niat salat Idul Fitri nggak?
Nah, kamu bisa cek berbagai hal tentang salat Idul Fitri berikut ini.
Buat kamu yang ada rencana umroh atau haji dalam waktu dekat dan bingung mau pakai internetnya bagaimana di sana, kamu bisa gunakan aja paket roaming Telkomsel bernama paket RoaMAX, ya!
Kamu bisa pilih paket RoaMAX Umroh Haji Telkomsel buat kamu pakai saat umroh atau haji nanti!
Nah, terkait salat Idul Fitri, cek dulu bacaan niatnya di bawah ini, yuk!
Baca Juga: Praktisnya 10 Menu Lebaran Sederhana Tapi Mewah Ini!
Tata Cara Salat Idul Fitri
Salat Idul Fitri adalah salat sunnah dua rakaat yang dilakukan pada tanggal 1 Syawal sebagai bentuk syukur setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadhan.
Berikut adalah tata cara lengkapnya.
-
Niat Salat Idul Fitri
Salat Idul Fitri diawali dengan niat dalam hati. Berikut adalah contoh niatnya.
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak'ataini (ma'mûman/imâman) lillahi ta'ala.
Artinya:
"Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
Niat cukup dilakukan dalam hati tanpa perlu dilafalkan secara lisan.
Nah, niat salat Idul Fitri berjamaah bagaimana, ya? Kalau kamu menjadi makmum, berikut ini niat salat Idul Fitri makmum:
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li 'Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
"Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah ta'ala."
-
Takbiratul Ihram
Setelah niat, angkat tangan sejajar dengan bahu atau telinga, lalu ucapkan "Allahu Akbar" seperti salat biasa.
Sebagaimana salat biasa, ada juga takbiratul ihram pada shalat Idul Fitri. Setelah membaca doa iftitah, disunnahkan untuk takbir lagi hingga tujuh kali pada rakaat pertama.
Jumlah takbir yang harus dilakukan oleh imam dan makmum pada rakaat pertama salat Idul Fitri yaitu tujuh kali di luar takbiratul ihram.
Di sela-sela tiap takbir itu, kamu dianjurkan membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila
Artinya:
"Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang."
-
Takbir Tambahan (Takbir Zaidah) di Rakaat Pertama
Sebelum membaca Surah Al-Fatihah, lakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali dengan mengangkat tangan sejajar bahu atau telinga di setiap takbir. Di antara takbir, dianjurkan membaca.
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَر
Subhaanallaahi walhamdulillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar
Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar”
Setelah takbir tujuh kali, lanjutkan membaca:
-
Surah Al-Fatihah
-
Surah Pendek (disunnahkan membaca Surah Al-A’la)
Kemudian, lakukan ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti salat biasa.
-
-
Rakaat Kedua
Saat bangkit dari sujud, lakukan takbir tambahan sebanyak lima kali, kemudian baca:
-
Surah Al-Fatihah
-
Surah Pendek (disunnahkan membaca Surah Al-Ghashiyah)
Setelah itu, lanjutkan rukun salat seperti biasa hingga tasyahud akhir dan diakhiri dengan salam.
-
-
Khutbah Idul Fitri
Setelah salat, khatib akan menyampaikan khutbah Idul Fitri yang berisi:
-
Pujian kepada Allah (Hamdalah)
-
Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ
-
Nasihat tentang makna Idul Fitri
-
Anjuran untuk memperbanyak takbir dan mempererat silaturahmi
Meskipun khutbah tidak wajib, dianjurkan untuk mendengarkannya dengan khusyuk.
-
Baca Juga: Pantun Lebaran Lucu Bikin Kumpul Keluarga Jadi Menyenangkan
Itulah niat salat Idul Fitri, bacaan takbir ketika salat Idul Fitri, hingga tata cara untuk melakukan salat Idul Fitri.
Hukum Salat Idul Fitri
Mayoritas ulama mengatakan bahwa hukum salat Idul Fitri adalah sunnah muakkadah, yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, baik secara berjamaah maupun sendiri. Namun, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama.
-
Mayoritas Ulama (Mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hambali)
-
Menganggapnya sebagai sunnah muakkadah bagi laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang mampu menghadirinya.
-
Rasulullah ﷺ selalu mengerjakan salat Idul Fitri dan menganjurkan umatnya untuk ikut serta, termasuk wanita dan anak-anak.
-
-
Mazhab Hanafi (Imam Abu Hanifah)
-
Berpendapat bahwa salat Idul Fitri bersifat wajib bagi laki-laki yang mampu, berdasarkan dalil bahwa Nabi ﷺ dan para sahabat tidak pernah meninggalkannya.
-
Menurut Imam Abu Hanifah, kewajiban ini tidak seperti salat lima waktu, tetapi lebih mirip dengan kewajiban zakat fitrah yang harus ditunaikan jika mampu.
-
Waktu Pelaksanaan Salat Idul Fitri
Salat Idul Fitri dilaksanakan pada pagi hari tanggal 1 Syawal, setelah matahari terbit sekitar 15–20 menit (waktu Dhuha awal) dan harus selesai sebelum waktu Dzuhur.
Menurut sunnah, salat Idul Fitri lebih baik dilakukan sedikit lebih lambat dibandingkan salat Idul Adha. Hal ini bertujuan agar umat Islam memiliki kesempatan untuk menunaikan zakat fitrah sebelum salat dimulai.
Nah, kamu sekarang sudah tahu deh berbagai informasi tentang salat Idul Fitri!
Yuk, gunakan berbagai paket internet Telkomsel yang ada di aplikasi MyTelkomsel maupun laman web TShop buat mendukung berbagai keperluan internetanmu sehari-hari!
Salah satu paket yang bisa kamu aktifkan yaitu paket RoaMAX Umroh Haji yang bisa kamu gunakan saat pergi Umroh atau Haji, lho!
Cek juga berbagai penawaran menarik di program Telkomsel Siaga RAFI (Ramadan and Idul Fitri) 2025, ya!
Semoga bermanfaat!
Baca Juga: 10 Hampers Lebaran Unik Buat Jadi Referensimu
0
0