
Seiring masifnya perkembangan teknologi, yang “smart” di era sekarang bukan hanya telepon. Jam pun dibuat lebih pintar dengan berbagai fitur yang memudahkan. Salah satu alat yang sering dikira sebuah jam canggih adalah smart band.
Banyak orang yang mengira jika smart band itu sama dengan smart watch. Memang apa aja sih bedanya? Terus apa beda juga fitur dan kegunaannya?
Yuk, kita simak di bawah ini.
Baca juga: Mengenal eSIM: Bentuk Baru SIM Card
Smart band jadi salah satu gadget yang bisa kamu operasikan tanpa kuota internet. Tapi, kuota internet tetap harus kamu isi kalo lagi lari atau berkegiatan, karena biar bisa dengerin lagu di Spotify Premium pas lagi olahraga pagi atau sore.
Sambil siap-siap olahraga, yuk kita kulik lebih dalam soal smart watch!
-
Fungsi Utama Smart Band & Smart Watch
Smart band dirancang sebagai pelacak kebugaran yang fokus pada pemantauan aktivitas fisik sehari-hari. Perangkat ini dapat menghitung langkah, jarak tempuh, serta kalori yang terbakar.
Selain itu, fitur pemantauan tidur membantu pengguna memahami pola istirahat mereka, termasuk durasi dan kualitas tidur. Beberapa model juga menawarkan notifikasi dasar seperti panggilan masuk atau pesan.
Dengan daya tahan baterai yang mencapai 7 hingga 14 hari, smart band menjadi pilihan ideal bagi mereka yang tidak ingin sering mengisi daya perangkatnya.
Di sisi lain, smartwatch menawarkan pengalaman lebih kompleks.
Perangkat ini berfungsi layaknya komputer mini di pergelangan tangan. Dengan layar sentuh interaktif, pengguna dapat menginstal aplikasi seperti WhatsApp dan Spotify, bahkan melakukan panggilan langsung melalui fitur SIM card atau eSIM pada beberapa model.
Fitur kesehatan pada smart watch juga lebih canggih, termasuk pemantauan elektrokardiogram (EKG), kadar oksigen dalam darah (SpO2), serta tingkat stres dan tekanan darah.
Bahkan, beberapa smart watch dapat mengontrol perangkat rumah pintar seperti lampu dan AC melalui asisten virtual.
-
Perbedaan Desain dan Ukuran
Dari segi desain, smart band memiliki bentuk yang lebih kecil dan ringan, dengan berat biasanya di bawah 30 gram. Layarnya juga cenderung lebih sederhana, sering kali monokrom atau OLED kecil, dengan tali berbahan karet yang fleksibel.
Desain ini membuat smart band nyaman digunakan sepanjang hari, meskipun tampilannya cenderung lebih sporty dan kurang cocok untuk acara formal. Sebaliknya, smart watch hadir dengan ukuran lebih besar dan bobot yang lebih berat, berkisar antara 40 hingga 60 gram.
Layar berwarna yang lebih lebar—umumnya menggunakan teknologi AMOLED—memungkinkan tampilan yang lebih jernih dan interaktif. Pengguna juga dapat mengganti tali dengan berbagai pilihan material seperti kulit, logam, atau silikon.
Dengan desain yang lebih premium, smart watch bisa digunakan dalam berbagai situasi, dari olahraga hingga acara formal.
-
Perbedaan Fitur Kesehatan dan Kebugaran
Jika tujuan utama penggunaan perangkat gadget ini buat memantau aktivitas fisik dasar, smart band sudah cukup memadai. Perangkat ini mampu melacak detak jantung secara kontinu, menghitung langkah, serta mantau kualitas tidur.
Namun sayangnya, smart band tidak memiliki sensor medis yang lebih canggih. Sebaliknya, smart watch menawarkan fitur kesehatan yang lebih lengkap dan akurat.
Selain detak jantung, beberapa model dilengkapi dengan sensor EKG yang dapat mendeteksi ritme jantung tidak normal. Pengguna juga dapat mengukur kadar oksigen dalam darah, tingkat stres, serta tekanan darah.
Beberapa smart watch bahkan memiliki fitur pelacakan menstruasi dan latihan pernapasan untuk membantu keseimbangan tubuh.
Baca juga: Cek 8 Smartwatch Terbaik Ini, Ada yang 300 Ribuan Aja!
-
Perbedaan Daya Tahan Baterai
Salah satu keunggulan smart band dibandingkan smart watch adalah daya tahan baterainya yang lebih lama. Pas dipakai normal, smart band bisa bertahan antara 5 hingga 14 hari dalam satu kali pengisian daya. Lama banget kan?
Pengisian dayanya pun relatif cepat, hanya memerlukan waktu sekitar 1 hingga 2 jam hingga penuh. Sebaliknya, smart watch memiliki konsumsi daya yang lebih besar karena layar lebih luas dan fitur yang lebih kompleks.
Sebagian besar smart watch hanya bertahan antara 1 hingga 3 hari sebelum harus diisi ulang. Waktu pengisian dayanya pun lebih lama, sekitar 2 hingga 3 jam hingga penuh.
Bagi pengguna yang tidak ingin sering mengecas perangkatnya, smart band bisa menjadi pilihan lebih praktis.
-
Perbedaan Harga
Harga juga menjadi faktor penting dalam memilih antara smart band dan smart watch. Smart band umumnya lebih terjangkau, dengan kisaran harga antara Rp300.000 hingga Rp1.500.000.
Beberapa merek populer dalam kategori ini termasuk Xiaomi Mi Band, Huawei Band, dan Fitbit Charge. Sementara itu, smart watch yang dianggap lebih premium dibanderol mulai dari Rp1.500.000 hingga lebih dari Rp10.000.000.
Apple Watch, Samsung Galaxy Watch, dan Garmin adalah beberapa contoh smart watch kelas atas yang banyak diminati yang harganya juga ditaksir berbeda, bergantung tipe dan juga brand-nya.
-
Perbedaan Konektivitas dan Kompabilitas
Smart band umumnya hanya mendukung koneksi Bluetooth dengan jangkauan terbatas, sehingga notifikasinya bergantung pada smartphone yang terhubung. Fitur yang dapat diakses juga relatif terbatas, hanya mencakup notifikasi dasar seperti pesan dan panggilan masuk.
Sebaliknya, smart watch menawarkan konektivitas lebih lengkap. Dengan dukungan Wi-Fi, GPS, dan bahkan jaringan LTE, smart watch bisa digunakan secara lebih mandiri tanpa harus selalu terhubung ke smartphone.
Fitur ini membuat smart watch lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan, terutama bagi mereka yang sering bepergian dan ingin tetap terhubung tanpa membawa ponsel.
-
Jadi Lebih Baik Pilih Mana?
Jika kamu hanya membutuhkan perangkat untuk melacak aktivitas fisik, menjaga kebugaran, dan mendapatkan notifikasi dasar dengan baterai tahan lama, smart band bisa menjadi pilihan yang tepat.
Dengan harga yang lebih terjangkau, perangkat ini menawarkan fitur yang cukup untuk pengguna pemula yang ingin hidup lebih sehat. Namun, jika kamu mencari pengalaman lebih lengkap yang mendekati fungsi smartphone, smart watch adalah pilihan yang lebih baik.
Dengan fitur kesehatan yang lebih canggih, konektivitas yang lebih luas, serta kemampuan untuk menjalankan aplikasi dan melakukan panggilan, smart watch cocok bagi mereka yang menginginkan kenyamanan dan fungsionalitas lebih tinggi.
Pada akhirnya, keputusan tergantung pada kebutuhan dan anggaran masing-masing dari kamu, karena secara fungsi keduanya hampir mirip. Jadi tinggal kamu aja yang harus cocokin sama budget dan juga keperluan!
Baca juga: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Samsung Galaxy Watch 7
Itu dia penjelasan seputar smart band dan smart watch supaya kamu punya pertimbangan sebelum beli salah satunya.
Apapun pilihan kamu, dua gadget ini memang sangat diperlukan dalam kaitannya untuk melatih kebugaran tubuh dan memantau aktivitas fisik sehari-hari.
Nah, buat kamu yang hobi lari pagi atau treadmill di Gym, aktivitas fisik ini akan lebih seru kalau sambil dengerin berbagai lagu favorit yang bisa kamu putar lewat Spotify Premium di smart band-mu. Olahraga jadi menyenangkan dan lebih semangat, deh!
0
0